Posts

Sky

Image
I look up to the skies and call out your name in a hope that miles away you're staring at it, and think of me too :)

Home

Image
I do living far away from my hometown. I meet some new people, we making relations and having fun together. Not only new people, but I do also making relations with my friends from my past. And how lucky me, there is someone who I always looking for when I missing home. It's not about the places but a person. Thank you for always being there. Thank you for always being nice and annoying at the same time. Thank you for always listening and sharing each other life. Neither of us loves Jakarta, but we'd built something of life here. Full..... of dreams

Perpisahan Memang Tak Selamanya Mudah

Image
Mengakhiri suatu kebersamaan. Menyudahi suatu kebiasaan. Membiasakan diri tanpa dirinya. Memang tak mudah, tapi bukan berarti tak bisa. Ada pepatah lama ' kalau   masih saling sayang kenapa tidak dikomunikasikan ?' K o m u n i k a s i. Terdengar sepele memang. Namun disinilah akarnya. Tentu komunikasi yang kooperatif adalah salah satu faktor penunjang berhasil tidaknya suatu hubungan. Tidak menunda - nunda untuk menyelesaikan masalah. Adanya keterbukaan dari kedua belah pihak. Membicarakan apa yang dirasakan. Mendiskusikan suatu perbedaan pendapat. Mencarikan solusi dari suatu pertikaian. Namanya juga komunikasi, maka harus dari kedua belah pihak. Kalau satu pihak saja namanya jadi telepati hehe. Bila timbul perasaan ragu, itu juga manusiawi. Toh, tak ada yang pasti di dunia ini. Apa yang manusia bisa pastikan ? Hanyalah suatu ketidakpastian. Muak itu wajar, capek juga normal. Hati kita memang tercipta untuk merasakan hal - hal tersebut. Kalau terasa sus...

Dari Seorang Sahabat

Image
Hi, Apa Kabar ? Aku dengar, setelah adanya jarak diantara kalian. Dia mengungkapkan suatu perpisahan. Namun, kau datang untuk menawarkan suatu kebersamaan. Terdengar menggelitik memang. Hingga saat ini, dia belum pula memberikan jawaban. Tentu tidak semudah itu untuknya menjawab. Beri dia waktu....... Semua akan baik - baik saja. Jadi gimana ? Kamu baik - baik saja bukan ? Suatu Senja di Kota Hujan

Tentang Rindu

Image
Ini tulisan pertama saya yang saya tulis saat saya berada di tanah perantauan. Saya sedang rindu. Rindu akan Semarang dan seisinya. Saat pertama kali saya memutuskan untuk melangkahkan kaki saya ke tempat jauh, tentu tidak mudah. Ada beberapa hal yang saya takutkan. Tetapi langkah ini terkuatkan oleh pesan dari Bapak saya yang sebenarnya jarang sekali memberikan wejangan kehidupan kepada saya "Melangkahlah lebih jauh untuk belajar dan berkembang" Belajar....... Saya seorang pemimpi handal. Saya mempunyai banyak mimpi besar yang terdengar gila. Saya selalu membagi mimpi saya ke Bapak saya dan beliau selalu berkomentar hanya dengan dua kata untuk setiap mimpi yang saya sampaikan, "Makanya belajar" kata beliau. Sekarang saya faham, bahwa belajar bukan hanya suatu keharusan tetapi suatu kebutuhan. Saya butuh ilmu. Karena banyak hal yang tidak saya tau. Karena dimanapun saya berpijak dan sampai kapan pun itu, diatas langit masih ada langit.  Fe...

Ibu

2018 adalah tahun dimana saya melangkahkan kaki saya lebih jauh dari biasanya, tahun dimana saya belajar lebih giat dari tahun - tahun sebelumnya, tahun dimana saya berkembang lebih pesat dari yang saya kira. Tetapi ternyata saya melupakan sesuatu. Saya lupa akan waktu untuk suatu kebersamaan dengan orang paling terkasih dalam hidup saya. Tidak ada lagi obrolan mengenai keseharian kami sehabis makan malam keluarga karena saya lebih memilih untuk masih bekerja. Tidak ada lagi canda tawa di minggu pagi sehabis menyantap bubur ayam kesukaan saya karena saya memilih untuk tidur lebih lama. Tidak ada lagi curahan mengenai kisah percintaan saya karena saya lebih memilih untuk memendamnya sendiri. Saya cukup pergi terlalu jauh. Saya terlalu gila akan sesuatu yang sifatnya sementara. Saya mengejar mimpi penuh ambisi yang tak jarang berakhir pula dengan kegagalan. Di tahun ini pula, saya jatuh berkali kali. Kekecewaan datang silih berganti. Tentu munafik bila saya tidak bersedih. Teta...

Perkara Mencintai atau Dicintai

Dulu ketika masa - masa saya sedang duduk di bangku perkuliahan, ada salah satu teman bertanya 'Pip kamu lebih milih mana nih mencintai atau dicintai?' Pada saat itu saya masih ingat betul saya menjawab   mencintai . Karena saat itu, saya sedang mencintai seseorang dengan tulus. Walau kami tidak bersama. Tentu munafik bila saya berkata 'saya cukup bahagia hanya dengan mencintai nya tanpa menuntut adanya kepastian'. Tetapi saat itu saya faham. Faham bahwa keadaan tidak bisa membuat kami bersama. Saya belajar banyak hal dari dia dan saya harap semoga dia merasakan hal yang sama pula. Tetapi hari ini, teman saya menanyakan hal yang sama lagi kepada saya 'Pip kamu lebih mana mencintai atau dicintai?' Saya terdiam sejenak dan saya menjawab 'Dicintai aja deh' hehe Entah mengapa itu lah kalimat yang terucap dari saya. Saya pernah mencintai dengan tulus dan dibalas dengan penghiyanatan. Saya pernah mencintai dengan sepenuh ha...

Instagram

Followers